Sekitar 111km jarak tempuh dari titik start di depan hostel Tani Jiwo, Dieng, Banjarnegara ke Lapangan Jendral Soedirman, Ambarawa menggunakan 28 unit motor ADV 150 yang dinaiki oleh blogger/vlogger dan jajaran AHM.

Mengusung DNA sang kakak yaitu X-ADV, Honda ADV 150 yang memiliki desain unik dan khas adventure coba dieksplor. Rutenya sendiri cukup menantang, sepanjang jalan dominan view alam dan pegunungan belak belok dan naik turun.

Salut buat handling area kemudi ADV 150 yang stabil di tikungan, meski stang ala fatbar dan lebar khas motor trail tapu tetap anteng dipake corneringkiri dan kanan dijalur Tambi dan Patean.

Begitu juga saat melewati beberapa gundukan kecil tak kasat mata di beberapa titik di daerah Limbangan, alhasil sempat terbang meski gak tinggi amat, kemudi tetap anteng pada saat landing. Mirip-mirip karakter kemudi motor Kawasaki nih yang terkenal anteb beda jauh sama PCX. Mungkin efek sudat rake yang lebih tegak dibanding PCX.

Beralih ke suspensi, beberapa orang menyebut suspensi belakang ADV 150 ini keras, begitu juga saya waktu pertama kali test ride. Namun unit ADV 150 versi ABS yang saya pakai kemarin tidak, beberapa polisi tidur di desa Sigedang dan jalan keriting di jalan utama Candiroto dihantarkan lembut oleh suspensi sub tank Showa dari ADV 150. Jadi curiga nih kalo sok belakangnya bisa di adjust dari tekanan gasnya.

Pengereman ADV 150 versi ABS ini tergolong bagus empuk dan pakem, namun karena masih single channel ABS beberapa kali saya sempat ngepot ban belakang saat turunan. Feelingnya masih ABS dan ternyata ban belakang yang remnya belum ABS sudah mengunci. Akhirnya saya jadi lebih memindahkan proporsi rem ke rem depan yang sudah ABS, kemudian dibantu rem belakang.

Dari segi mesin banyak dari teman-teman blogger yag bilang tenaganya kurang, bahkan dibeberapa tanjakan seperti tidak kuat nanjak. Ya itu juga saya rasakan di unit yang saya pakai. Tapi ada trik buat owner ADV 150 standar untuk kuat nanjak yaitu tahan rpm sekitaran 5000rpm sebelum tanjakan (ancang-ancang) tarik tuas rem bila perlu sambil jaga rpm supaya torsi mudah dikail dan napas panjang.

Mungkin power mesin lah yang poin kekurangan dari ADV 150, tapi paket bore up 180cc nya menggoda juga lho.