Artikel kali ini membahas tentang owning experience sekaligus review Kawasaki ZX130 bekas dan apakah layak untuk dibeli.

Ceritanya bulan Agustus 2018 lalu saya meminang Kawasaki ZX130 bekas sesama temen komunitas. Di BPKB tercantum tahun pembuatan 2005 akhir namun di STNK tahun 2006.

Saya beli cukup murah gak sampek 2,5juta sudah bisa bawa pulang nih baby ninja, julukannya pada saat itu. Dengan kondisi apa adanya surat lengkap dan pajak telat 1 tahun.

Desain serba meruncing dengan headlamp bego (sebutan pada jamannya) karena headlamp ada di bagian depan sayap bukan di area setang.

Ini motor bahan makanya murah. Disebut bahan karena banyak yang perlu dibenahi. Bagi penggemar bekakas ya ini tantangan, terlebih spare partnya susah dicari.

Setelah beberapa tahap proses restorasi yang langkah awal pada area mesin seperti sekur ulang klep, ganti kampas kopling, ganti karburator dan lain-lain. Kemudian pembenahan berlanjut ke pergantian sil sok depan yang bocor dan sil master rem depan. Setelah di tes jalan keluar kota baru kerasa enak nih mesin baby ninja. Torsi yang besar dan stabil enak untuk perjalanan jauh terlebih gigi 4nya masih kuat untuk dibetot gas. Biasanya motor bebek lainnya gigi 4nya melempem. Feelnya seperti Suzuki Smash saya dulu yang sudah ganti noken dan overbore. Pernah saya betot gas sampe 120km/jam (on speedo) gas belum mentok hehe.

Pembenahan lainnya diarea kaki-kaki. Ban saya ganti baru, ban belakang pake MP27 90/80 dan depan Flemmo 80/90. Kemudian velg depan ganti velg almu U shape Comet 1.60 untuk menyelaraskan velg belakang dengan tipe dan merk yang sama. Alhasil lebih stabil dan mantab untuk miring-miring.

Kenapa Pilih Kawasaki ZX130??

Disamping harga beli yang murah, saya pilih ZX130 ini karena fiturnya. Bebek super 130cc ini punya bagasi extra luas dibawah joknya yaitu 16.3 liter.

Kenapa bisa luas? karena tangki bensin pindah kedepan setang. sebenarnya sih posisinya dikiri komstir cuma lubang pengisiannya ada didepan tepatnya diatas headlamp. Bagasi luas ini memudahkan saya untuk menyimpan barang bawaan seperti tas kamera DSLR dan Jas hujan. Maklum saya ogah ribet pake tas punggung yang bikin pegal pundak, maklum hampir tiap minggu saya liputan balap diluar kota.

Yang berikutnya yaitu mesin, dengan diameter x langkah piston 53 x 59,1mm menghasilkan kapasitas ruang bakar 130cc dan daya 7,4kw serta torsi 10,7Nm cukup enak untuk perjalanan lumayan jauh. Terlebih mesin buatan Kawasaki ini bisa dibilang bandel.

Kemudian juga ada fitur indikator RPM diarea kemudi. Jadi bisa kontrol putaran mesin pas highspeed dan ada patokan waktu stel stasioner.

Populasi ZX130 ini lumayan jarang dijalanan, di kota Semarang dimana saat ini saya berdomisili lebih banyak motor ini dipakai untuk angkut-angkut barang seperti di pasar dan angkut barang jualan dengan kondisi apa adanya. Meskipun yang kondisi terawat dan mulus pun masih ada yang seliweran namun itupun jarang.

Apakah Kawasaki ZX130 Bekas Layak Dibeli??

Nah ini tergantung dari pembeli jika mau repot, budget terbatas, tenaga motor besar ya beli aja ZX130. Dengan kondisi siap pakai dan mulus pun ada namun harga jual agak tinggi dari 3,5-6jutaan.

Yang bikin nih motor layak dibeli itu anti mainstream. Coba deh naik motor ini dilampu merah bakal sering dilihat orang karena ini motor bentuknya aneh (bagi kebayakan orang) dan jarang. Orang gak bakalan ngeh kalo ini motor buatan Kawasaki. Malah dulu ini dikira motor Cina karena desainnya out of the box.

Kekurangan Kawasaki ZX130

Dari tadi diatas bicara kelebihan, biar adil saya beberkan juga kekurangannya Kawasaki ZX130 ini. Kekurangan paling utama yaitu spare part yang langka. Sebenernya sih ada cuma kudu inden di dealer resmi dengan harga standar part asli yang lebih mahal dari part kw.

Untuk part fast moving banyak substitusinya dari merk lain seperti kampas rem depan/belakang, kampas kopling dan lain-lain.

Kemudian penyakit bawaan bebek Kawasaki yaitu onewaynya gampang aus. Ini terjadi di semua bebek Kawasaki seperti Kaze, ZX130 dan Athlete. Indikasi paling parah biasanya engkol ngelos. Solusinya diganti 1 set beserta mangkok ganda ori. Harga part sekitaran 220an ribu belum sama ongkos pasang.

Next Project …

ZX130 yang saya miliki ini belum lah sempurna masih ada beberapa PR minor yang kudu dibenahi kedepannya yaitu, pergantian mangkok set komstir, oneway starter, dan settingan optimal karbu. Jadi pistonnya sudah oversize (lupa naik berapa) dan knalpot sudah bedelan (bobokan) sedangkan karburator masih standar namun spuyer sudah diganti yang lebih besar tapi malah kebesaran sehingga bensin boros diindikasikan dari busi yang berwarna hitam agak basah.

Gimana tertarik beli ZX130 bekas???