Jumat (18/10) Kawasaki Motor Indonesia secara diam-diam membangkitkan kembali motor trail KLX150L di Indonesia. Meski hanya diumumkan lewat media sosial Instagram @kawasaki_indonesia. Terus apa istimewanya KLX150L generasi terbaru ini  dan kenapa dirilis kembali? Yuk kita ulas!

Kawasaki KLX150L is Back, Harga Lebih Terjangkau

Kawasaki sendiri pernah memproduksi dan menjual KLX150L pada rentang waktu antara akhir 2013 hingga pertengahan tahun 2015. Waktu itu KLX150L discontinue lantaran digantikan oleh produk baru KLX150 BF. Dulu KLX150L (L = Large) merupakan produk untuk melengkapi KLX150S (S = Small) generasi pertama. Dari segi spesifikasi KLX150L yang dirilis akhir 2013 itu sama persis dengan KLX150S. Perbedaan yang paling mencolok adalah ban KLX150L itu sudah full size (18-21 inch), sedangkan KLX150S masih pakai ban mungil (16-19 inch). Keduanya pakai mesin yang identik, frame identik, swing arm versi L lebih panjang untuk mengadopsi ban yang lebih besar, sama-sama pakai suspensi depan teleskopik yang sampai sekarang dikenal nyaman dan tahan banting, dan masih banyak persamaan yang lain. Saya sendiri masih melihara KLX150L lansiran tahun 2014.

Saat KLX150 BF muncul dengan suspensi depan model upside down, banyak yang mengapresiasi langkah Kawasaki. Tapi khusus di kalangan off-roader, ternyata justru banyak yang nggak suka dengan suspensi upside down KLX150 BF. Banyak yang mengeluh suspensi gampang mentok hingga seal gampang bocor. Mayoritas penggila off-road sepakat suspensi teleskopik KLX150L jauh lebih nyaman dan lebih kuat. Buktinya motor-motor trail baru Kawasaki Motor Indonesia setelah KLX150 BF nggak ada yang pakai suspensi upside down. Semuanya justru pakai suspensi teleskopik, mulai dari KLX140G (khusus off-road), KLX230 (dual sport), hingga KLX230R (off-road). Itu jadi bukti kalau suspensi teleskopik masih melekat di hati para penggemar KLX.

Hal tersebut juga saya dengar juga dari pengalaman temen-temen dari TAC (Trail Adventure Com) Batam, meski saya belum pernah merasakan sendiri KLX 150BF dengan suspensi USD.

Yang menarik lagi adalah Kawasaki menghadirkan grafis retro khas motor trail KX, KLX, dan KDX di masa lalu antara tahun 80 – 90-an. Total ada dua pilihan warna KLX150L, yaitu hitam dan hijau. Yang paling cakep ya warna hijau. Grafisnya yang hijau asli mengingatkan motor-motor legendaris seperti KX125, KX250, KX500, KDX250, atau KLX250R sekitar tahun 80-an akhir hingga 90-an. Ada perpaduan nuansa hijau, biru, dan ungu. Buat yang pengen nostalgia dengan KX, KDX, atau KLX lawas, tentu warna hijau ini bisa jadi pilihan.

Harga Kawasaki KLX150L

Kawasaki KLX150L anyar dibandrol dengan harga relatif murah dibanding versi BF. Warna hitam dijual dengan harga Rp 30,8 juta OTR Jakarta, sedangkan warna hijau dijual sedikit lebih mahal di angka Rp 31,9 juta OTR Jakarta. Bedanya sangat tipis dengan KLX150 standar yang masih pakai ban 16-19 inch. Rencananya KLX150L akan tersedia di showroom-showroom resmi Kawasaki pada akhir Oktober 2019.

 

Ini versi asli Kawasaki KX tempo dulu