Berita Balap dan Otomotif Terkini

Honda PCX150 VTEC, Efek Regulasi EURO 5 atau Efek Dominasi VVA???

Beberapa bulan lalu muncul paten dari mesin Honda PCX berkonfigurasi SOHC 4-Valve. Jumlah klep bertambah dari 2 menjadi 4 klep plus teknologi Variable Valve Timing, yang sistem kerjanya sama dengan VVA di maxi Yamaha. Nah kalo di Honda disebut VTEC

Kabar berhembus perubahan ini efek dari regulasi Euro 5 yang mulai diterapkan. Karena basis PCX adalah produksi global, ya kudu ada revisi di emisi bahan bakar supaya lolos regulasi Euro 5 ini.

Pada regulasi baru iniada penambahan zat berbahaya yang diatur kadar maksimumnya, yaitu hidrokarbon non-metana. Gak tanggung-tanggung Limit hidrokarbon non-metana yang diperbolehkan di EURO 5 produsen harus memangkasnya sampai maksimum 68 mg/km. Serupa dengan hidrokarbon, zat ini terbentuk dari hasil pembakaran yang tidak sempurna – yang kemudian lolos keluar dari exhaust valve menuju knalpot.

Hal tersebut lah mungkin yang jadi alasan PCX150 kudu diupgrade, salah satunya dengan penambahan VTEC itu. Sayang donk kalo gak bisa dipasarkan karena gak lolos Euro 5.

Disisi lain Yamaha sudah duluan menggunakan VVA di produk maxi skutik mereka. Paling awal sejak digunakan di Yamaha NMax, kemudian Aerox, Lexi dll.

Lalu apakah PCX 150 VTEC hadir karena efek Euro 5 atau coba berkompetisi teknologi dengan NMax ???? Biarlah waktu yang menjawab

 

%d bloggers like this: