Hari minggu kemarin (23/10) saat dapet tugas meliput di seri pamungkas Honda Dream Cup (HDC) di stadion Maguwoharjo, Yogyakarta ada selentingan pemikiran kok ada yang gak ada di seri pamungkas HDC yang disajikan begitu luar biasa rapih dan mewah untuk sekelas OMR (one make race).

Jadi begini, ada 7 kelas utama yang dilombakan di HDC 2018 yaitu Sonic 150R/Supra GTR150 Tune Up Seeded, Sonic 150R/Supra GTR150 Tune Up Pemula, Sonic 150R/Supra GTR150 Standard Pemula – U16, Sonic 150R/Supra GTR150 Standard Pemula Terbuka, Honda CBR150R Standard Seeded, Honda CBR150R Standard Pemula dan Sonic 150R/Supra GTR150 Standard Pemula – U12.

Coba perhatikan motor yang digunakan pada kelas diatas, dan mana yang paling laku penjualannya oleh Honda?  Oke saya kasih data penjualan Honda selama Januari – Mei  2018 (data : tmcblog). Honda Sonic 14.078 unit, Honda Supra GTR  7.817 unit, Honda CBR150R 33.224 unit, coba lihat angka penjualan Honda Beat mencapai 791.165 unit.

Artinya apa ???  Honda memiliki ruang terbuka untuk memfasilitasi pembalap dengan membuka kelas matik. Oke ,,, AHM memang sudah membuka kelas matik 130cc STD di HDC, namun hanya pada seri  HDC di Palangkaraya dan Pangkep, dan itu pun kelas tambahan. Abaikan kelas sport 150cc karena ini jenjang yang sudah bagus dari AHM meskipun cuma syarat.

Kelas matik race tumbuh pesat di Jawa Barat seiring maraknya cornering di daerah sana. Dan jangan salah ya ,,, kencengnya matik race di Jabar udah seperti bebek 4T 125cc TU lho itu saya amati sendiri waktu meliput balap di sirkuit Gery Mang, Subang bulan lalu. Dan tren kelas matik ini sudah mulai merambah ke daerah dan pulau lain.

Lalu apa tujuan di buka kelas Matik??

Tujuan utama ya pembibitan, itu sudah menjadi visi dari AHM atas terselenggaranya HDC yang mampir di beberapa kota di Indonesia. Pertimbangannya begini, balap matik lebih murah dibanding kelas bebek 150cc yang berkerucut pada semua bisa balap dan balap bisa untuk semua. Bahkan motor matik standar pabrik pun bisa ikut balap.

Lalu Kelas Apa yang cocok dipertandingkan ??

Saat ini masih banyak peminat di Matik 130cc STD baik itu kelas wanita atau open, selain itu ada juga kelas Matik 115cc STD Pabrik, Matik 150cc TU dan Matik 200cc. Tentu yang paling murah dan ajang pembibitan ya kelas Matik 115cc STD Pabrik.

Kelas wanita paling pavorit karena sekarang hampir ditiap daerah muncul lady racer-lady race baru yang mempunyai skill gak kalah sama pria. Dan ini jadi faktor daya tarik even balap lho  sekarang selain kelas bebek underbone 2T.

Nah berhubung HDC 2018 sudah usai, harapannya sih untuk musim 2019 kelas matik diikutsertakan. Ndak masalah jika itu masuk ke kelas tambahan namun kalo bisa di semua seri HDC ada. Edukasikan kelas baru tersebut via pers rilis yang dishare oleh media dan blogger.

Toh ya AHM bisa besar juga dari penjualan matik, jadi ada timbal baliknya lah gitu. Lagipula kebanyakan peserta kelas matik pakenya motor Honda Beat kok.

Piye menurutmu son ???

Riska Chikox, Lady Racer asal Subang