Bagi sebagian orang suka mengganti berat ataupun bobot dari roller. Yang mana merubah berat roller itu pilihan antara milih akselerasi atau top speed.

Bila roller lebih ringan maka rasio gigi cocok untuk akselerasi. Bila roller lebih berat maka rasio gigi cocok untuk top speed. Kalau milih akselerasi maka top speed turun, dan kalau milih top speed maka akselerasi jadi lambat.

Selain membeli roller after market dengan berat tertentu kamu juga bisa saling silang roller asli dari beberapa motor matik pabrikan motor yang dijual di Indonesia.

Berikut daftar bobot roller motor matic Yamaha, Honda dan Suzuki :

Yamaha

Yamaha Nouvo: 11 Gram.
Yamaha Soul GT: 9,5 Gram.
Yamaha Mio GT: 9,5 Gram.
Yamaha Mio J: 9,5 Gram.
Yamaha Xeon: 10 Gram.
Yamaha Xeon RC: 9,5 Gram.
Yamaha Mio Soul: 10,5 Gram.
Yamaha Fino: 10,5 Gram.
Yamaha Mio: 11 Gram.
Yamaha Mio Smile: 10,5 Gram.
Yamaha Mio M3: 10 Gram.
Yamaha Xride: 8 Gram.
Yamaha Xride 125 cc: 10 Gram.
Yamaha NMAX: 13 Gram.
Yamaha Aerox 155: 13 Gram.

 

Honda

Honda BeAT: 12 Gram.
Honda FI: 13 Gram.
Honda BeAT eSP: 15 Gram.
Honda Scoopy: 12 Gram.
Honda Scoopy FI: 13 Gram.
Honda Vario:13 gram.
Honda Vario 125: 15 Gram.
Honda Vario 150: 18 Gram.
Honda PCX 125: 15 Gram.
Honda PCX 150: 18 Gram.

 

Suzuki

Suzuki Hayate: 15 Gram.
Suzuki Nex: 10 Gram.
Suzuki Nex II: 10 Gram.
Suzuki Sky Drive: 15 Gram.
Suzuki Spin 125cc: 12 Gram.
Suzuki Skywave: 15 Gram
Suzuki Skywave 2010 ke atas: 12 Gram.