Sebelum muncul skuter matik (skutik) motor bebek pernah jadi yang paling laris diantara penjualan motor di Indonesia pada masanya.

Kalo sekarang pangsa pasar didominasi oleh skutik lalu berikutnya sport. Sebagai indikasi ya lihat saja dijalanan sekitar pasti yang paling banyak terlihat matik.

Kawasaki ZX130 Bekas, Apakah Layak Dibeli??

Unsur simple, easy to use dan fungsional alasan utama skutik laris manis. Lihat saja penjualan matik terlaris dari Honda yaitu Beat Series, bisa terjual 1,1 juta unit hanya di bulan Januari-Maret 2019 saja. Coba hitung sendiri deh penjualan total motor matik dalam 1 tahun, bakul gorengan kalah laris bro hehe.

Selanjutnya ada varian sport yang diisi mulai dari naked sport 150, hingga sport fairing 250cc. Kalo varian ini sebenernya lebih ke segmen yang lebih pride dari kelas matik. Meski begitu penjualan sport masih lebih unggul sedikit dibanding motor bebek.

Lalu bagaimana Eksistensi Motor Bebek di Jaman Sekarang ??? 

Ternyata meski sedikit tidak sedikit masyarakat negeri merah putih ini yang mengandalkan motor bebek untuk kegiatan sehari-hari hingga ke level hobi yang fungsi dan bahkan sensasinya tidak bakal ditemukan di motor matik.

Dengan alasan fungsi motor bebek masih jadi idola di beberapa daerah pelosok sebagai alat angkut paling logis dan tangguh. Contohnya bisa lihat foto dibawah ini.

Foto : Google 

Faktor geografis membuat masyarakat di sebuah kecamatan di Cianjur mengandalkan motor bebek yang sudah dimodif untuk sarana angkut hasil bumi setempat. Kalo pakai matik yang gak bakal kuat menaklukkan medan daerah tersebut.

Dengan transmisi otomatis sentrifugal lebih mudah untuk memindahkan transmisi yang lebih ringan untuk melibas jalur menanjak dengan beban angkut yang berat. Faktor lain yaitu perawatan motor bebek tidak seribet matik apalagi didaerah pelosok ketersediaan spare part jadi peran penting.

Alasan berikutnya adalah efisiensi, bagi beberapa karyawan kantoran ataupun pabrik masih mengandalkan bebek sebagai sarana transportasi dari rumah ke tempat kerja dan sebaliknya di bandingkan matik. Motor bebek lebih irit bbm dibanding motor matik lho, ini beneran terbukti apalagi sekarang motor bebek sudah semua pakai injeksi jadi makin irit lagi tuh. Pemikirannya begini, jika pakai motorsport ribet tarik ulur kopling kalo kena macet, kalo pake matik nyaman sih tinggal gas doank tapi kalo pakai motor bebek nyaman masih dapet dan juga lebih irit bbm.

Motor balap basis Ayago masih ramai peminatnya

Alasan ketiga yaitu faktor fun atau saya lebih suka arahkan ke hobi. Kenapa? ya karena tidak ada 2 faktor yang sudah saya jabarkan diatas. Ini karena tren bebek super seperti Satria Fu, MX King, Sonic dan Supra GTR. Pemilik motor tersebut rata-rata lebih ke gengsi yang di dominasi umur 20-30tahun. Mereka lebih suka mengeksplor kemampuan motornya semisal modifikasi bahkan sampai ke performa untuk kejuaraan balap.

Modifikasi Honda Kirana 125 Ala MoThai

Nah pertanyaan menarik muncul yaitu kapan motor bebek punah? jawaban simple ya kalo udah gak ada yang beli. hehehe

Satria ban lebar milik ownernya bengkel SAIISOKU

 

Baca juga :