Dalam berkendara ada tujuh posisi penting yang harus diperhatikan dan dilakukan oleh tubuh kita. Mungkin belum banyak yang tahu karena memang safety riding tidak diajarkan di sekolah.

Namun begitu dalam sesi launching Honda ADV 150 di The Park Mall Solo (28/9) kemarin, ada sesi workshop safety riding yang diadakan bersama Mas Alfian instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng dengan blogger vlogger Jawa Tengah.

7 Posisi Berkendara Baik dan Benar

Berikut penjabaran posisi berkendara yang baik dan benar

1. Kepala

Dalam berkendara, kepala kita harus dalam posisi tegak, tidak miring ke kanan atau kiri.

2. Mata

Dalam berkendara, mata harus menghadap ke depan, sehingga kita bisa memperhatikan keadaan lalu lintas di depan kita sehingga berguna untuk mengambil keputusan ketika di depan kita terjadi sesuatu.

3. Pergelangan tangan

Semua jari harus diletakkan pada posisi grip stang, empat jari di depan, dan satu jempol di belakang. Jari tidak boleh selalu diletakkan di tuas rem ketika kita berkendara.

4. Lengan/siku

Posisi lengan membentuk sudut siku-siku. Hal ini bermanfaat untuk meredam guncangan yang diteruskan oleh ban ke badan. Dan pasisi ini juga memungkinkan pergerakan tangan yang tiba-tiba ketika terjadi sesuatu di depan kita.

5. Badan

Posisi badan saat berkendara harus rileks dan tegak.

6. Pinggang/pantat

Pinggang/pantat diposisikan ditengah jok, bukan miring ke kanan atau ke kiri. Cari posisi di jok yang pas dan enak.

7. Kaki

Saat berkendara, posisikan kaki merapat ke area tengah badan, tidak mekangkang, tidak melebihi lebar stang. Kaki bagian bawah juga usahakan tidak keluar melebihi badan sepeda motor bagian depan. Ini untuk keamanan agar kaki tidak nyangkut sesuatu.

Itulah berbagai macam posisi berkendara yang baik dan benar, semoga bermanfaat.